Ukraina Timur di Guncang Serangan Baru Ukraina Timur di Guncang Serangan Baru Pertempuran sengit pecah di Donetsk, Ukraina tim... Read more
Unjuk Rasa Tuntut Kepala Eksekutif Hong Kong Mundur Unjuk Rasa Tuntut Kepala Eksekutif Hong Kong Mundur Para demonstran pro-demokrasi terus berdatangan ... Read more
India-Jepang Tingkatkan Hubungan Bilateral Hadapi China India-Jepang Tingkatkan Hubungan Bilateral Hadapi China Perdana menteri India menuju ke Jepang hari Sabt... Read more
Polisi di Ferguson, AS  Digugat $40 Juta Polisi di Ferguson, AS Digugat $40 Juta Petugas kepolisian di Ferguson, negara bagian Mi... Read more

NUSANTARA Jakarta - Jawa Barat - Lampung - Manado

  • Sjachroedin ZP : Galangan PT. Raja Kapal, Merupakan Solusi  Perbaikan Kapal di Lampung

    Sjachroedin ZP : Galangan PT. Raja Kapal, Merupakan Solusi Perbaikan Kapal di Lampung

  • 10 DPD Partai Golkar Indonesia Timur Tolak Munas 2014

    10 DPD Partai Golkar Indonesia Timur Tolak Munas 2014

  • Kriteria Wagub Harapan Ahok

    Kriteria Wagub Harapan Ahok

Sjachroedin ZP : Galangan PT. Raja Kapal, Merupakan Solusi Perbaikan Kapal di Lampung

Sjachroedin ZP, ( berkaos Biru ) mantan gubernur Lampung | Faktareview / SutarmanSjachroedin ZP, ( berkaos Biru ) mantan gubernur Lampung | Faktareview / Sutarman

Lampung, Faktareview.com -  Pembangunan infrastruktur transportasi ternyata mulai banyak diminati oleh berbagai kalangan, mengingat pentingnya keberadaan transportasi, mulai dari darat, laut dan udara. Yang jelas pembangunan galangan kapal ini selain dapat membantu pemerintah dalam hal perbaikan kapal tapi juga membuka peluang kerja, bagi masyarakat Lampung Selatan.

Seperti halnya pembangunan galangan PT. Raja Kapal, yang digagas mantan gubernur Lampung, Sjachroedin ZP, yang berlokasi di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan ini merupakan upaya guna membantu pemerintah dalam hal perbaikan berbagai jenis kapal yang ingin melakukan docking selain karena rusak maupun perbaikan ringan.

Penyeberangan Merak- Bakauheni cukup sibuk, sehingga kondisi kapal harus dalam keadaan yang maksimal, agar angkutan orang maupun barang dapat teratasi dengan baik, “Bila kapal Fery ada yang rusak, kan bisa lebih cepat perbaikannya, sehingga dapat mengurangi beban biaya yang cukup tinggi bila docking di luar Lampung,” Papar Oedin kepada Media Transportasi

“Dalam setahun sekali kapal itu wajib docking, bukan karena rusak, tapi merupakan perbaikan rutin, biasanya kapal kapal ini dockingnya, ada yang ke Surabaya, Batam, Singapura, Bojonegoro dan Kalimatan,”ungkap Oedin kepada Media Transportasi saat di wawancarai di lokasi Galangan PT. Raja Kapal, Bakauheni Lampung Selatan, beberapa waktu lalu.

Dia juga memaparkan, Galangan PT. Raja Kapal ini merupakan solusi untuk perbaikan kapal yang rusak maupun perbaikan ringan, selain jarak tempuhnya dekat, Kualitasnya pun berani bersaing dengan galangan kapal lainnya, yang jelas akan ada penghematan waktu dan anggaran,” jelas jendral  bintang tiga ini penuh antusias.

Saat ini Galangan PT. Raja Kapal tengah melakukan perbaikan 2 buah tongkang, dan satu buah kapal Tugboat (kapal penarik), dari perbaikan seperti ini, nantinya akan menerima pesanan pembuatan kapal, baik pesanan dari pihak swasta maupun pihak pemerintah,”ujarnya serius.


Sjachroedin ZP, berkaos Biru mantan gubernur Lampung bersama Dirut PT Raja Kapal  Aryodhia Febriansyah (baju putih) | Faktareview / SutarmanSjachroedin ZP, berkaos Biru mantan gubernur Lampung bersama Dirut PT Raja Kapal Aryodhia Febriansyah (baju putih) | Faktareview / Sutarman

Sementara itu, Direktur Utama PT. Raja Kapal Aryodya Febriyansyah mengatakan, pembangunan fasilitas galangan kapal dilakukan secara bertahap diatas lahan seluas 150 sampai dengan 300 Hektar. Dia mengatakan, pada tahap awal fasilitas galangan kapal menggunakan sistem winch tarik dengan rubber air bag (baloon) serta dilengkapi dengan peralatan pendukung seperti crawler crane, loader, forklift, mesin las, genset dan fasilitas kerja.

“Galangan kapal ini di design untuk dapat melaksanakan pekerjaan-pekerjaan seperti pembangunan kapal baru sampai dengan ukuran kapal 8.000 DWT, perbaikan kapal sampai dengan ukuran 8.000 DWT dan febrikasi kontruksi baja sampai dengan ukuran kontruksi 1.000 ton steel,” ujarnya.

Aryodya juga menjelaskan, yang dapat di kerjakan digalangan kapal ini nantinya jenis atau tipe kapal berupa tongkang, tugboat, kapal fery, kapal self propeller oil barge, kapal landing craft tank atau LCT dan kapal ikan.  Selain itu, lanjutnya, operasional produksi galangan kapal akan di perlukan tenaga kerja antara 100-200 orang yang dipenuhi secara bertahap dengan prioritas tenaga dari masyarakat Lampung Selatan.

Perbaiakan Tongkang | Faktareview.com/SutarmanPerbaiakan Tongkang | Faktareview.com/Sutarman

Galangan kapal PT. Raja Kapal ini sekaligus di topiakan manfaatkan sebagai pusat pelatihan atau training untuk mencetak para tenaga ahli perkapalan dari sekolah-sekolah kejuruan teknik di lingkungan Lampung Selatan,” katanya.

Masih menurut Yodhi panggilan akrabnya, dilokasi ini juga akan dibangun showroom kapal, jadi bagi siapa saja yang memerlukan peralatan kapal akan tersedia di tempat ini, dan ini satu satunya di Indonesia, selain galangan kapal, PT. Raja Kapal juga akan membangun pelabuhan khusus dalam rangka menunjang kelancaran transportasi laut yang menghubungkan Sumatera-Jawa. “Untuk mewujudkan rencana ke depan, kami telah bekerjasama dengan anak perusahaan Pelindo III,” pungkasnya.  (Sutarman – Lampung)

10 DPD Partai Golkar Indonesia Timur Tolak Munas 2014

logo golkar | arb2014.comlogo golkar | arb2014.com

MANADO - 10 pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar dari Indonesia Timur menyatakan menolak usulan mempercepat Munas pada 2014.

"Kami solid mendukung kepemimpinan Abu Rizal Bakrie, dan menolak usulan untuk mempercepat Munas, karena tidak sesuai AD/ART partai," kata Ketua DPD I PG Sulawesi Utara Stevanus Vreeke Runtu di Manado, Rabu.

Vreeke mengatakan, 10 DPD I dari Indonesia Timur sepakat menyerahkan pelaksanaan Munas dilaksanakan oleh ketua umum Abu Rizal Bakrie pada 2015, karena itu sesuai dengan aturan.

Ia mengatakan, 10 DPD I yang solid mendukung ketua umum Abu Rizal Bakrie tersebut adalah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku Tenggara, Papua dan Papua Barat.

Menurut Vreeke mengatakan soliditas dari Indonesia Timur tak bisa diganggu gugat, karena itu maka kesetiaan meraka dinyatakan dalam silaturahmi yang dihadiri ARB bersama pengurus DPP Partai Golkar seperti Fadel Muhammad, Theo Sambuaga, Yasin Limpo, Ali Muchtar Ngabalin dan jajaran pengurus dari lainnya.

Penegasan dukungan juga disampaikan Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo yang menyatakan pihaknya tetap komit mendukung kepemimpinan Abu Rizal Bakrie hingga pelaksanaan Munas pada 2015.

Sebab menurutnya Munas harus dilaksanakan pada waktu yang sudah ditentukan, yakni 2015 sehingga berbagai usulan untuk melaksanakannya pada 2014 ini tak mungkin diterima.

Dukungan juga ditunjukan oleh para DPD II, dimana semua sepakat mendukung kepemimpinan ARB sampai selesai masa jabatan nanti dan menggelar munas pada 2015, seperti diungkapkan Ketua DPD II Golkar Manado Danny Sondakh.

"Kami tetap patuh pada AD/ART dan mendukung kepemimpinan ketua umum, serta solid menyukseskan semua program partai untuk kepentingan bersama," katanya.

 

Sumber : ANTARA

Kriteria Wagub Harapan Ahok

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) | AntaraBasuki Tjahaja Purnama (Ahok) | Antara

JAKARTA -- Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak menaruh harapan yang muluk mengenai siapa calon pendampingnya dalam memimpin DKI Jakarta kelak. Ditemui sebelum menghadiri pelantikan anggota DPRD periode 2014-2019 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Ahok menyebutkan beberapa kriteria wagub yang ia inginkan.

"Bagi saya sederhana, gimana bisa kerja sama, mau kerja keras bukan jalan-jalan melulu. Jangan terima suap, kalau kamu terima suap itu artinya membengkokkan keadilan sosial," kata Ahok di Balai Kota, Senin (25/8).

Selain itu, lanjut Ahok, wakilnya harus taat dengan konstitusi dan aturan yang berlaku serta bukan membela kepentingan konstituen partai.

"Kalau bela kepentingan sendiri di sini, nggak bisa. Kita disumpah melayani seluruh warga DKI, ini penting," ujarnya.

Mengenai bakal calon wagub yang diusung, ia mengatakan belum ada nama yang diberikan oleh dua partai pengusung, PDIP dan Gerindra.

"Kalau bisa gini, kan ada teori Abraham Lincoln. Kamu mau uji karakter sejati seseorang orang, kamu kasih dia kekuasaan. Orang belum jadi kepala daerah belum tahu cara dia berkuasa seperti apa," katanya menjelaskan.

Sementara itu, mengenai pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta yang baru, Ahok berharap para anggota dewan tersebut dapat melanjutkan program-program yang sudah ada.

"Kita harap bisa lanjuti, ada perda beasiswa agar semua anak bisa sekolah sampai kuliah," ujar Ahok.

 

Sumber : ROL

Sumatera
Gambar Sjachroedin ZP : Galangan PT. Raja Kapal, Merupakan Solusi Perbaikan Kapal di Lampung
Rabu, 18 Februari 2015
Lampung, Faktareview.com -  Pembangunan... Selanjutnya...
Gambar Pasangan Prabowo-Hatta Menang Mutlak di Padang, Sumbar
Kamis, 17 Juli 2014
PADANG, SUMATERA BARAT - Komisi Pemilihan Umum... Selanjutnya...
Gambar Pairin, Pimpin Lampung Tengah Tanpa Gebrakan
Kamis, 03 Juli 2014
Lampung, faktareview.com - Empat tahun pasangan... Selanjutnya...
Jabodetabek
Gambar Kriteria Wagub Harapan Ahok
Rabu, 27 Agustus 2014
JAKARTA -- Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak... Selanjutnya...
Gambar Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Indonesia Sudah Membahayakan
Selasa, 26 Agustus 2014
JAKARTA - Anggota Komisi Perlindungan Anak... Selanjutnya...
Gambar Jokowi: Indonesia Siap Sebagai Perantara Redakan Ketegangan Sengketa Laut China Selatan
Selasa, 12 Agustus 2014
Presiden terpilih Joko Widodo mengatakan,... Selanjutnya...
Jawa
Gambar BI Jatim Siapkan Rp 16 Triliun Hadapi Puasa dan Lebaran
Jumat, 27 Juni 2014
Bank Indonesia menyiapkan sekitar Rp 16 triliun... Selanjutnya...
Gambar Jokowi-JK Tak Ingin Panik Elektabilitasnya Disalip Prabowo - Hatta
Jumat, 27 Juni 2014
TARAKAN -- Menyikapi elektabilitasnya yang sudah... Selanjutnya...
Gambar Siswa SD Jadi Incaran Pelaku " Human Trafficking"
Jumat, 13 Juni 2014
SUKABUMI, JAWA BARAT - Forum Wanita Kabupaten... Selanjutnya...

Awal Puasa, Jokowi Sidak Kecamatan Kemayoran

Oleh Hendarman on . Posted in NUSANTARA - Jabodetabek

Jokowi. ©2013 Merdeka.com/Arie BasukiJokowi. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Jakarta - Hari pertama puasa, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kecamatan Kemayoran. Dalam sidak kali ini Jokowi mengaku tidak terlalu kecewa karena aktivitas masih berjalan normal.

Saat tiba pukul 13.35 WIB, Jokowi yang mengenakan baju safari cokelat langsung mengecek kertas surat ketetapan retribusi daerah. Selanjutnya, Jokowi naik ke lantai dua melihat pelayanan surat waris.

"Gimana, ribet enggak ngurusnya?" tanya Jokowi ke salah seorang ibu.

Lalu Jokowi bergeser ke meja sebelah yang mengurus pelayanan umum domisili. "Ini dari jam berapa sampai jam berapa?" tanya Jokowi. "Dari jam 8 sampai jam 3 pak," jawab ibu itu.

Mantan wali kota Solo itu kemudian melihat surat pelayanan umum, nomor registrasi perusahaan. Surat domisili yang dibawa itu merupakan perusahaan masyur yang bergerak di bidang konveksi tas kulit.

Kemudian Jokowi kembali turun ke bawah, dan menuju ke ruangan seksi Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B), namun dikunci. "Ini di mana pelayanannya?" tanya Jokowi.

"Sudah digabung dengan semua pelayanan yang lain," jawab petugas pria di kantor itu.

Setelah hampir 15 menit Jokowi sidak, baru lah Camat Kemayoran Yan Sopian menampakan batang hidungnya. Jokowi tidak mempermasalahkan karena Yan baru saja melakukan rapat.

"Camatnya harus nungguin di sini? Soalnya tadi ada rapat dengan kepala puskesmas dan lurah. Kalau dilihat-lihat sudah ada peningkatan, saya juga sudah lihat camat dan lurah ada di sini," kata Jokowi.

Jokowi menilai para petugas juga masih disiplin. "Saya sudah cek di sana petugas masih ada, saya ke sini mau cek masih ada apa sudah pulang, ternyata masih ada," tuturnya.[did]

Sumber  : Merdeka.com

Reporter: Mustiana Lestari