Ukraina Timur di Guncang Serangan Baru Ukraina Timur di Guncang Serangan Baru Pertempuran sengit pecah di Donetsk, Ukraina tim... Read more
Unjuk Rasa Tuntut Kepala Eksekutif Hong Kong Mundur Unjuk Rasa Tuntut Kepala Eksekutif Hong Kong Mundur Para demonstran pro-demokrasi terus berdatangan ... Read more
Ukraina Tuduh Separatis Pro-Rusia Serang Permukiman Ukraina Tuduh Separatis Pro-Rusia Serang Permukiman Juru bicara militer Ukraina hari Senin (15/9) me... Read more
Polisi di Ferguson, AS  Digugat $40 Juta Polisi di Ferguson, AS Digugat $40 Juta Petugas kepolisian di Ferguson, negara bagian Mi... Read more
Presiden Obama Kecam Buruknya Perawatan Kesehatan Veteran AS Presiden Obama Kecam Buruknya Perawatan Kesehatan Veteran AS Presiden AS Barack Obama menyebut perlakuan buru... Read more

NUSANTARA Jakarta - Jawa Barat - Lampung - Manado

  • 10 DPD Partai Golkar Indonesia Timur Tolak Munas 2014

    10 DPD Partai Golkar Indonesia Timur Tolak Munas 2014

  • Kriteria Wagub Harapan Ahok

    Kriteria Wagub Harapan Ahok

  • Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Indonesia Sudah Membahayakan

    Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Indonesia Sudah Membahayakan

10 DPD Partai Golkar Indonesia Timur Tolak Munas 2014

logo golkar | arb2014.comlogo golkar | arb2014.com

MANADO - 10 pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar dari Indonesia Timur menyatakan menolak usulan mempercepat Munas pada 2014.

"Kami solid mendukung kepemimpinan Abu Rizal Bakrie, dan menolak usulan untuk mempercepat Munas, karena tidak sesuai AD/ART partai," kata Ketua DPD I PG Sulawesi Utara Stevanus Vreeke Runtu di Manado, Rabu.

Vreeke mengatakan, 10 DPD I dari Indonesia Timur sepakat menyerahkan pelaksanaan Munas dilaksanakan oleh ketua umum Abu Rizal Bakrie pada 2015, karena itu sesuai dengan aturan.

Ia mengatakan, 10 DPD I yang solid mendukung ketua umum Abu Rizal Bakrie tersebut adalah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku Tenggara, Papua dan Papua Barat.

Menurut Vreeke mengatakan soliditas dari Indonesia Timur tak bisa diganggu gugat, karena itu maka kesetiaan meraka dinyatakan dalam silaturahmi yang dihadiri ARB bersama pengurus DPP Partai Golkar seperti Fadel Muhammad, Theo Sambuaga, Yasin Limpo, Ali Muchtar Ngabalin dan jajaran pengurus dari lainnya.

Penegasan dukungan juga disampaikan Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo yang menyatakan pihaknya tetap komit mendukung kepemimpinan Abu Rizal Bakrie hingga pelaksanaan Munas pada 2015.

Sebab menurutnya Munas harus dilaksanakan pada waktu yang sudah ditentukan, yakni 2015 sehingga berbagai usulan untuk melaksanakannya pada 2014 ini tak mungkin diterima.

Dukungan juga ditunjukan oleh para DPD II, dimana semua sepakat mendukung kepemimpinan ARB sampai selesai masa jabatan nanti dan menggelar munas pada 2015, seperti diungkapkan Ketua DPD II Golkar Manado Danny Sondakh.

"Kami tetap patuh pada AD/ART dan mendukung kepemimpinan ketua umum, serta solid menyukseskan semua program partai untuk kepentingan bersama," katanya.

 

Sumber : ANTARA

Kriteria Wagub Harapan Ahok

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) | AntaraBasuki Tjahaja Purnama (Ahok) | Antara

JAKARTA -- Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak menaruh harapan yang muluk mengenai siapa calon pendampingnya dalam memimpin DKI Jakarta kelak. Ditemui sebelum menghadiri pelantikan anggota DPRD periode 2014-2019 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Ahok menyebutkan beberapa kriteria wagub yang ia inginkan.

"Bagi saya sederhana, gimana bisa kerja sama, mau kerja keras bukan jalan-jalan melulu. Jangan terima suap, kalau kamu terima suap itu artinya membengkokkan keadilan sosial," kata Ahok di Balai Kota, Senin (25/8).

Selain itu, lanjut Ahok, wakilnya harus taat dengan konstitusi dan aturan yang berlaku serta bukan membela kepentingan konstituen partai.

"Kalau bela kepentingan sendiri di sini, nggak bisa. Kita disumpah melayani seluruh warga DKI, ini penting," ujarnya.

Mengenai bakal calon wagub yang diusung, ia mengatakan belum ada nama yang diberikan oleh dua partai pengusung, PDIP dan Gerindra.

"Kalau bisa gini, kan ada teori Abraham Lincoln. Kamu mau uji karakter sejati seseorang orang, kamu kasih dia kekuasaan. Orang belum jadi kepala daerah belum tahu cara dia berkuasa seperti apa," katanya menjelaskan.

Sementara itu, mengenai pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta yang baru, Ahok berharap para anggota dewan tersebut dapat melanjutkan program-program yang sudah ada.

"Kita harap bisa lanjuti, ada perda beasiswa agar semua anak bisa sekolah sampai kuliah," ujar Ahok.

 

Sumber : ROL

Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Indonesia Sudah Membahayakan

KPAI | depoknews.comKPAI | depoknews.com

JAKARTA - Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, mengatakan kejahatan seksual terhadap anak di Indonesia sudah di taraf yang membahayakan.

"Sejak kasus JIS terungkap, kasus kejahatan seksual di Indonesia terus terkuak satu per satu," ujar Susanto di Jakarta, Selasa.

Ia mencontohkan kasus-kasus seperti Emon di Sukabumi, guru les di Bandung yang menimbulkan korban hingga 21 anak, lalu belasan anak korban kekerasan seksual di Brebes, dan sodomi serta mutilasi di Riau.

"Kasus-kasus itu merupakan bagian kecil urat nadi kejahatan seksual di Indonesia," ujarnya.

Susanto menjelaskan sebelum kasus JIS terbongkar, kasus kejahatan seksual anak yang ada di masyarakat sering tak terkuak dan korban atau keluarga korban umumnya tidak melapor kepada kepolisian.

"Kondisi ini menjadi pertanda bahwa kesadaran hukum masyarakat mulai tumbuh. KPAI mengapresiasi kepada masyarakat yang melaporkan kasusnya kepada kepolisian dan KPAI," tambah dia.

Tumbuhnya kesadaran hukum itu, sambungnya, harus dihargai dengan baik.

KPAI meminta pemerintah untuk mendekatkan informasi dan edukasi kepada masyarakat hingga ke pelosok tanah air, jika terdapat kasus kejahatan seksual segera laporkan kepada kepolisian.

"Jangan malu, jangan takut dan tetaplah semangat untuk memperoleh keadilan. KPAI akan mengawasi proses hukum yang berlangsung di kepolisian, karena kejahatan seksual di Indonesia sudah pada taraf membahayakan," pungkasnya.

 

Sumber : ANTARA

Sumatera
Gambar Pasangan Prabowo-Hatta Menang Mutlak di Padang, Sumbar
Kamis, 17 Juli 2014
PADANG, SUMATERA BARAT - Komisi Pemilihan Umum... Selanjutnya...
Gambar Pairin, Pimpin Lampung Tengah Tanpa Gebrakan
Kamis, 03 Juli 2014
Lampung, faktareview.com - Empat tahun pasangan... Selanjutnya...
Gambar Disdik Pangkalpinang Imbau Siswa Tidak Percaya Bocoran Soal UN
Rabu, 16 April 2014
Pangkalpinang, Bangka Belitung - Dinas Pendidikan... Selanjutnya...
Jabodetabek
Gambar Kriteria Wagub Harapan Ahok
Rabu, 27 Agustus 2014
JAKARTA -- Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak... Selanjutnya...
Gambar Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Indonesia Sudah Membahayakan
Selasa, 26 Agustus 2014
JAKARTA - Anggota Komisi Perlindungan Anak... Selanjutnya...
Gambar Jokowi: Indonesia Siap Sebagai Perantara Redakan Ketegangan Sengketa Laut China Selatan
Selasa, 12 Agustus 2014
Presiden terpilih Joko Widodo mengatakan,... Selanjutnya...
Jawa
Gambar BI Jatim Siapkan Rp 16 Triliun Hadapi Puasa dan Lebaran
Jumat, 27 Juni 2014
Bank Indonesia menyiapkan sekitar Rp 16 triliun... Selanjutnya...
Gambar Jokowi-JK Tak Ingin Panik Elektabilitasnya Disalip Prabowo - Hatta
Jumat, 27 Juni 2014
TARAKAN -- Menyikapi elektabilitasnya yang sudah... Selanjutnya...
Gambar Siswa SD Jadi Incaran Pelaku " Human Trafficking"
Jumat, 13 Juni 2014
SUKABUMI, JAWA BARAT - Forum Wanita Kabupaten... Selanjutnya...

Awal Puasa, Jokowi Sidak Kecamatan Kemayoran

Oleh Hendarman on . Posted in NUSANTARA - Jabodetabek

Jokowi. ©2013 Merdeka.com/Arie BasukiJokowi. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Jakarta - Hari pertama puasa, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kecamatan Kemayoran. Dalam sidak kali ini Jokowi mengaku tidak terlalu kecewa karena aktivitas masih berjalan normal.

Saat tiba pukul 13.35 WIB, Jokowi yang mengenakan baju safari cokelat langsung mengecek kertas surat ketetapan retribusi daerah. Selanjutnya, Jokowi naik ke lantai dua melihat pelayanan surat waris.

"Gimana, ribet enggak ngurusnya?" tanya Jokowi ke salah seorang ibu.

Lalu Jokowi bergeser ke meja sebelah yang mengurus pelayanan umum domisili. "Ini dari jam berapa sampai jam berapa?" tanya Jokowi. "Dari jam 8 sampai jam 3 pak," jawab ibu itu.

Mantan wali kota Solo itu kemudian melihat surat pelayanan umum, nomor registrasi perusahaan. Surat domisili yang dibawa itu merupakan perusahaan masyur yang bergerak di bidang konveksi tas kulit.

Kemudian Jokowi kembali turun ke bawah, dan menuju ke ruangan seksi Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B), namun dikunci. "Ini di mana pelayanannya?" tanya Jokowi.

"Sudah digabung dengan semua pelayanan yang lain," jawab petugas pria di kantor itu.

Setelah hampir 15 menit Jokowi sidak, baru lah Camat Kemayoran Yan Sopian menampakan batang hidungnya. Jokowi tidak mempermasalahkan karena Yan baru saja melakukan rapat.

"Camatnya harus nungguin di sini? Soalnya tadi ada rapat dengan kepala puskesmas dan lurah. Kalau dilihat-lihat sudah ada peningkatan, saya juga sudah lihat camat dan lurah ada di sini," kata Jokowi.

Jokowi menilai para petugas juga masih disiplin. "Saya sudah cek di sana petugas masih ada, saya ke sini mau cek masih ada apa sudah pulang, ternyata masih ada," tuturnya.[did]

Sumber  : Merdeka.com

Reporter: Mustiana Lestari