Tokoh Sunni Terpilih Sebagai Ketua Parlemen Irak Tokoh Sunni Terpilih Sebagai Ketua Parlemen Irak Para anggota parlemen Irak telah menyetujui seor... Read more
AS: Iran Tunjukan Sikap Serius Soal Perundingan Nuklir AS: Iran Tunjukan Sikap Serius Soal Perundingan Nuklir Gedung Putih mengatakan Menlu AS John Kerry akan... Read more
Jerman Ijinkan Demontran Anti-Israel Jerman Ijinkan Demontran Anti-Israel Lebih dari dua ribu orang berdemonstrasi di Fran... Read more
Pembicaraan Program Nuklir Iran Masih Tersendat Pembicaraan Program Nuklir Iran Masih Tersendat Seorang pejabat senior Amerika dalam pembicaraan... Read more
Dewan Keamanan PBB Desak Gencatan Senjata Israel-Palestina Dewan Keamanan PBB Desak Gencatan Senjata Israel-Palestina Dewan Keamanan PBB meminta penghentian kekerasan... Read more
Merkel: Tuduhan Mata-Mata itu “Serius” Merkel: Tuduhan Mata-Mata itu “Serius” Jerman menangkap seorang laki-laki yang diyakini... Read more
Masa Puasa di Amerika Utara Selama 18 Jam Masa Puasa di Amerika Utara Selama 18 Jam Bulan suci Ramadan tahun ini, seperti dua tahun ... Read more

NUSANTARA Jakarta - Jawa Barat - Lampung - Manado

  • Pasangan Prabowo-Hatta Menang Mutlak di Padang, Sumbar

    Pasangan Prabowo-Hatta Menang Mutlak di Padang, Sumbar

  • Pasangan Prabowo-Hatta Kuasai Bodetabek

    Pasangan Prabowo-Hatta Kuasai Bodetabek

  • Polri Kerahkan 137.000 Personel dalam Operasi Ketupat 2014

    Polri Kerahkan 137.000 Personel dalam Operasi Ketupat 2014

Pasangan Prabowo-Hatta Menang Mutlak di Padang, Sumbar

Prabowo - Hatta | Liputan6.com Prabowo - Hatta | Liputan6.com

PADANG, SUMATERA BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis, menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi suara pemilihan presiden (Pilpres) di kota itu, dengan Prabowo-Hatta Rajasa sebagai pemenang yang meraih 78,5 persen suara.

"Hasil penghitungan dari 11 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Padang, Pasangan Prabowo-Hatta Rajasa memperoleh 78,5 persen suara dan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla memperoleh 21,5 persen suara," kata Ketua KPU Padang Muhammad Sawati, dalam rapat pleno.

Sawati mengatakan, Prabowo-Hatta Rajasa memperoleh 304.850 suara, sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla 83.698 suara.

Kemenangan pasangan nomor urut satu tersebut merata di 11 kecamatan di kota ini dengan jarak kemenangan lebar empat suara Prabowo-Hatta berbanding satu suara Jokowi-JK.

Pada Kecamatan Padang Selatan total suara sah sebanyak 28.039 suara, pasangan nomor urut 1 memperoleh 18.798 suara dan pasangan nomor urut 2 memperoleh 9.241 suara.

"Dalam pilpres kali ini paritisipasi pemilih di Padang mencapai 61 persen lebih dari DPT yang ada," kata Sawati.

Pada pilpres 2014, jumlah pemilih yang masuk DPT dan mencoblos dengan menggunakan KTP, paspor dan identitas lainnya, sebanyak 636.914 orang, namun  yang menggunakan hak pilih hanya 390.519 orang.

"Sementara surat suara sah sebanyak 388.548 dan kedua saksi pasangan calon presiden dan wakil presiden menerima hasik rekapitulasi tingkat Kota Padang ini," kata Sawati.

 

Sumber : ANTARA

Pasangan Prabowo-Hatta Kuasai Bodetabek

Prabowo - Hatta | jakpro.idPrabowo - Hatta | jakpro.id

JAKARTA — Pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa berhasil menguasai wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) dalam Pemilu Presiden 2014 yang berlangsung 9 Juli lalu.

Di Kota Bogor, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menang di enam kecamatan berdasarkan rekapitulasi suara pilpres di Kota Bogor yang digelar KPU Kota Bogor, Jalan Loader, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Rabu (16/7/2014).

Rapat pleno dipimpin langsung dipimpin Ketua KPU Undang Suryatna. "Berdasarkan hasil rekapitulasi, pasangan calon nomor unit satu, Prabowo-Hatta, memperoleh 340.286 suara dan pasangan nomor urut dua, Jokowi-Kalla, memperoleh 210.578 suara," katanya.

Di Depok, Prabowo-Hatta juga berjaya. Pasangan itu mengungguli Jokowi-JK di semua kecamatan di Depok, yakni di 11 kecamatan. Hasilnya ditetapkan dalam rapat pleno di KPUD Kota Depok di Gedung Sasono Mulyo, di Jalan Kampung Kalimulya, Cilodong, Rabu (16/7/2014).

Total perolehan suara Prabowo-Hatta di Kota Depok adalah 543.284 suara atau 56,83 persen, sementara Jokowi-JK mendapat 412.695 suara atau 43,17 persen. Surat suara sah berjumlah total 955.979 lembar.

Keunggulan Prabowo-Hatta pun tampak di Kabupaten Tangerang. Ketua KPU Kabupaten Tangerang Jamaludin, Rabu malam, mengatakan, dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, Prabowo-Hatta hanya kalah di dua kecamatan.

"Hanya kalah di Kecamatan Kelapa Dua dan Kosambi. Sisanya pasangan nomor unit satu yang menang," katanya.

Jamaludin merinci, jumlah suara total yang diperoleh Prabowo-Hatta adalah 878.685 suara atau 59,17 persen. Sementara itu, pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla hanya memperoleh 606.456 suara atau 40,83 persen.

Kabupaten Bekasi juga dikuasai Prabowo-Hatta. Rapat pleno rekapitulasi yang dilaksanakan di Sekretariat KPU Kabupaten Bekasi, Jalan Raya Rengasbandung. Kedungwaringin, kemarin menetapkan bahwa Prabowo-Hatta mendulang 61,99 persen perolehan suara di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi dengan total raihan 906.196 suara. Sementara itu, Jokowi-Kalla hanya memperoleh 38,01 persen atau 555.723 suara.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi Idham Holik menuturkan, sempat ada koreksi yang diutarakan oleh tim sukses Jokowi-JK saat rekapitulasi karena persoalan kesalahan dalam penulisan perolehan suara di tingkat PPK Cibarusah. Namun, persoalan tersebut bisa diselesaikan.

 

Sumber : KOMPAS.COM

Polri Kerahkan 137.000 Personel dalam Operasi Ketupat 2014

 KPolri Siapkan 1400 Kendaraan bermotor untuk mendukung Operasi Ketupat 2014 | ntmc-korlantaspolri.blogspot.com KPolri Siapkan 1400 Kendaraan bermotor untuk mendukung Operasi Ketupat 2014 | ntmc-korlantaspolri.blogspot.com

JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan mengerahkan sekitar 137.000 personel kepolisian dalam Operasi Ketupat 2014 guna mengamankan situasi menjelang dan saat pelaksanaan mudik, serta Hari Raya Idul Fitri.

"Hari ini kami ingin menyampaikan tentang rencana pelaksanaan Operasi Ketupat 2014 yang bersamaan dengan Operasi Marta Brata. Operasi ketupat 2014 ini melibatkan sekitar 137.000 personel kepolisian," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Kamis.

Operasi Ketupat 2014 akan dilaksanakan selama 16 hari, mulai 22 Juli hingga 6 Agustus.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, menurut Boy, kepolisian bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan guna memberi pelayanan kepada masyarakat agar pelaksanaan kegiatan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

"Kami mendapat dukungan dari jajaran TNI dengan bantuan personel sebanyak 10.000, lalu ada Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) di tiap daerah, dan rekan-rekan dari Kementerian Perhubungan," ujarnya.

Karopemnas Divhumas Polri itu mengatakan, dalam melaksanakan Operasi Ketupat itu, Kepolisian akan lebih mengedepankan upaya-upaya bersifat preventif atau pencegahan yang didukung dengan kegiatan deteksi dini dan penegakan hukum.

Terkait adanya peningkatan intensitas kegiatan masyarakat pada hari-hari terakhir ibadah puasa, Boy mengatakan, kepolisian akan fokus melakukan pengamanan di pusat-pusat perbelanjaan dan sentra perekonomian.

Sementara itu, untuk mengantisipasi peningkatan arus mudik pada 2014, polisi akan memprioritaskan pengamanan jalur Pantura, yang merupakan jalur utama untuk kegiatan mudik.

"Ada peningkatan arus mudik sekitar 11 persen pada tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu. Sekitar 28 juta hingga 30 juta masyarakat melakukan aktivitas mudik. Kegiatan itu rentan terhadap berbagai gangguan keamanan dan keselamatan di jalan raya, maka kami perlu memprioritaskan pengamanan Pantura," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Pol. Sutarman mengatakan petugas polisi lalu lintas siap mengamankan jalan Pantura yang biasa digunakan sebagai jalur mudik.

"Kami melakukan pagar betis di seluruh jalur Pantura, baik